ads

Laman

MAGISTER MANEJEMEN BIDANG MINAT PERBANKAN PADA PROGRAM PASCA SARJANA


TESIS S-2
Analisis Peranan Perkembangan
Jumlah Giro, Tabungan dan Deposito Masyarakat
Terhadap Perkembangan Jumlah Kredit dan
Perkembangan Jumlah Sertifikat Bank Indonesia
(Studi Kasus Pada 10 Bank Umum Devisa Nasional)
MAGISTER MANEJEMEN BIDANG MINAT PERBANKAN
PADA PROGRAM PASCA SARJANA

DAFTAR ISI
Halaman Judul………………….………………………………..………..………….…...i
Halaman Pengesahan………………..……………………………………....……………………...ii
Riwayat Hidup………………..…...………………………...……….………………..….v
Kata Pengantar…………………………………………….……………...……………...vi
Daftar Isi………………………………………………….……………………..…….…ix
Daftar Tabel………………………………………….…………………………..……...xii
Daftar Gambar……………………………………….............…………………..……..xiii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah…………………….………………………….…………….1
Sejak satu dasawarsa belakangan ini, industri perbankan merupakan industri yang paling mengalami perkembangan yang cukup pesat, baik dari sisi volume usaha, mobilisasi dana masyarakat maupun pemberian kredit. Hal ini sebagai akibat dari deregulasi dalam dunia perbankan yang dilakukan oleh pemerintah dalam hal ini Bank Indonesia pada tahun 1983 yang sungguh sangat mempengaruhi pola dan strategi manajemen bank baik disisi pasiva maupun disisi aktiva bank. Situasi ini memaksa industri perbankan harus lebih kreatif dan novatif dalam mengembangkan dan memperoleh sumber-sumber dana baru. Dengan liberalisasi perbankan tersebut, industri perbankan dapat membuka hambatan yang sebelumnya menimbulkan represi sektor keuangan dan sistem keuangan negara, sehingga menyebabkan bisnis perbankan berkembang pesat dengan persaingan yang semakin ketat dan semarak.
Dengan bertambahnya jumlah bank, persaingan untuk menarik dana dari masyarakat semakin meningkat. Semua berlomba untuk menar ik dana masyarakat sebanyak- banyaknya dan menyalurkannya kembali kepada masyarakat yang membutuhkan baik untuk tujuan produktif maupun konsumtif. Karena bagi sebuah bank, dana merupakan darah dan persoalan paling utama, sehingga tanpa dana, bank tidak dapat berfungsi sama sekali. Berdasarkan pengalaman di lapangan atau bukti- bukti empiris, dana bank yang berasal dari modal sendiri dan cadangan modal hanya sebesar 7% sampai dengan 8% dari total aktiva bank. Dana - dana yang dihimpun dari masyarakat merupakan sumber dana terbesar yang paling diandalkan oleh bank yang bisa mencapai 80% sampai dengan 90% dari seluruh dana yang dikelola oleh bank. Dana yang berhasil dihimpun dari masyarakat biasanya disimpan dalam bentuk giro, deposito dan tabungan. Selain dari tiga macam bentuk simpanan dana pihak ketiga tersebut yaitu giro, deposito dan tabungan, masih terdapat beberapa macam dana pihak ketiga lainnya yang diterima bank. Akan tetapi, dana- dana ini sebagian besar berbentuk dana sementara yang sukar disusun perencanaannya karena bersifat sementara.

jika anda ingin memilikicontoh thesis ini lengkap dlm format(M.word)silahkanhub.08563056386(pak eko)(SMS aja)anda hanya mengganti ongkos pengetikan 200rb pembayaran melalui transfer antar BANK

Dari berbagai sumber dana yang berhasil dihimpun oleh bank, kemudian bank menyalurkannya kembali dana tersebut kepada masyarakat secara efektif dan efisien. Dana yang berhasil dihimpun dari masyarakat sebagian besar dialokasikan untuk kredit. Karena kegiatan pemberian kredit merupakan rangkaian kegiatan utama suatu bank, dimana pemberian kredit adalah tulang punggung kegiatan perbankan. Bila kita perhatikan neraca bank, akan terlihat oleh kita bahwa sisi aktiva bank akan didominasi oleh besarnya jumlah kredit yang diberikan, sedangkan bila kita perhatikan pula laporan Laba Rugi bank, akan terlihat oleh kita bahwa sisi pendapatan bank akan didominasi oleh besarnya pendapatan dari bunga dan provisi kredit. Ini dikarenakan aktivitas bank yang terbanyak akan berkaitan erat secara langsung ataupun tidak langsung dengan kegiatan perkreditan. Karena hampir semua kegiatan perekonomian masyarakat membutuhkan bank dengan fasilitas kreditnya, dimana dengan melalui pemberian kredit pula akan banyak usaha pembayaran nasabah melalui rekeningnya sehingga tujuan dari pemberian kredit selain untuk mendapatkan hasil yang optimal dari pemberian kredit tersebut, juga untuk keamanan bank yaitu keamanan untuk nasabah penyimpan sehingga dengan melalui kredit, bank akan menambah dananya dengan sendirinya. Karena kredit yang aman akan memberikan dampak yang positif bagi bank yaitu kepercayaan masyarakat pada bank akan bertambah.
Namun saat ini dimana industri perbankan menghadapi situasi perekonomian yang seolah tidak menentu dan penuh dengan ketidakpastian, pemberian kredit oleh bank kepada masyarakat sedikit tersendat. Pengalaman adanya kredit macet akhir -akhir ini telah memacu kalangan perbankan untuk lebih berhati-hati dalam mengatur alokasi dananya pada kredit. Oleh karena itu kalangan industri perbankan saat ini cenderung lebih menyukai untuk mengalokasikan dananya dalam bentuk cadangan sekunder yang dalam hal ini dialokasikan pada surat-surat berharga terutama pada Sertifikat Bank Indonesia (SBI). Karena Sertifikat Bank Indonesia (SBI) tidak dibatasi oleh permintaan atau kelebihan likuiditas sementara perbankan, sedangkan tingkat suku bunga lebih menjanjikan dengan tingkat resiko yang rendah daripada dialokasikan pada kredit untuk masyarakat. Sela in itu Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dianggap tidak terbatas, pasarnya luas dan tingkat diskontonya tidak dapat dipengaruhi oleh ............................................................................
.....................................................................................................................................................................................................................................................................................
1.2 Perumusan Masalah…………….……………….…….……………………………...4
1.3 Batasan Masalah…………………………………….……….……………………….5
1.4 Tujuan Penelitian………………….………………….……….……………………...6
1.5 Kegunaan Penelitian………………………………………………….….…………...7
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Manajemen Dana Bank……………..……………………….....…..…...……………8
2.2 Sumber Dana Bank…………………………………………..…...............….……….8
2.3 Dana Pihak Ketiga (Dana dari Masyarakat)………………………………………….9
2.4 Alokasi Dana Bank…………………………………………..…….………………..13
2.5 Alokasi Dana Bank dalam Sertifikat Bank Indonesia (SBI)………………………...18
2.6 Alokasi Dana Bank dalam Kredit…………………..………………….....…………20
2.6.1 Pengertian Kredit………………………………………..…………………..20
2.6.2 Sasaran Kegiatan Perkreditan…………………………………….................22
2.6.3 Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan besarnya kredit…...…...24
2.6.4 Tujuan Perkreditan………………………………………………...…...…...28
2.6.5 Fungsi Kredit……………………………………………………………….30
2.7 Manajemen Aktiva -Pasiva Bank…………………………………………......33
Manajemen aktiva -pasiva bank merupakan fokus utama dalam manajemen dana bank. Proses manajemen aktiva -pasiva bervariasi dari satu bank dengan bank lainnya dan sangat dipengaruhi oleh jenis dan ukuran bank, filosofi bank, lokasi operasi bank, tenaga kerja dan alasan-alasan lainnya yang mempengaruhi pengelolaan bank secara keselur uhan. Tujuan pokok manajemen aktiva -pasiva bank adalah untuk menstruktur portfolio aktiva dan pasiva bank secara konsisten dalam rangka memaksimalkan keuntungan bagi pemilik bank. Namun usaha tersebut dipengaruhi oleh hambatan- hambatan yang muncul dari situasi ketidakpastian dalam mengelola aktiva -pasiva bank. Beberapa hambatan tersebut antara lain
sebagai berikut :
1. Ketidakpastian arus dana simpanan dan pengembalian kredit.
2. Kondisi ekonomi lokal, nasional dan internasional.
3. Kebijakan moneter yang mempengaruhi uang beredar dan suku bunga.
4. Penggunaan credit line oleh nasabah.
5. Masalah internal bank itu sendiri.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
3.1 Tujuan Penelitian………………………………………...……………………....….35
3.2 Tempat dan Waktu Penelitian…………………………………………...……….….36
3.3 Metode Penelitian………………………………………………………..……...…..36

3.4 Metode Analisis Data………………………………………………...………….......38
3.4.1 Metode Regresi Linier Berganda…………………………………………......38
3.4.2 Metode Korelasi Linier Berganda………………………………………….….40
3.5 Alat Analisis………………………………………………………………………...42
BAB IV PEMBAHASAN
4.1 Penyajian Data……………………………………………………………………....43
4.2 Analisis Data…………………………………………………...………………...…47
4.3 Analisis Pengaruh Perkembangan Jumlah Giro, Tabungan dan Deposito
terhadap Jumlah Kredit yang Diberikan……………..……………………………...48
4.4 Analisis Pengaruh Perkembangan Jumlah Giro, Tabungan dan Deposito
terhadap Jumlah Sertifikat Bank Indonesia (SBI) yang ditempatkan……………..56
4.5 Analisis Korelasi antara Kredit dengan Sertifikat Bank Indonesia (SBI)...…….......69
BAB V KESIMPULAN
5.1 Kesimpulan………………..…..…………...………………………………………..75
DAFTAR PUSTAKA…………....……………...……………………………………...xiv
LAMPIRAN………………….………...…………..…………………………………...78

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Perbandingan Kelebihan dan Kelemahan antara Pool
of Fund Approach dengan Assets Allocation Approach…………..…17
Tabel 2.2 Beberapa alternatif aktiva yang memiliki sifat likuiditas dan
profitabilitas yang berbeda………………………………………………...….34
Tabel 4.1 Perkembangan jumlah Giro yang dihimpun oleh 10 bank umum
devisa nasional selama 5 tahun terakhir…………...………………………..…44
Tabel 4.2 Perkembangan jumlah Tabungan yang dihimpun oleh 10 bank
umum devisa nasional selama 5 tahun terakhir…………………….....………44
Tabel 4.3 Perkembangan jumlah Deposito yang dihimpun oleh 10 bank
umum devisa nasional selama 5 tahun terakhir...……………………….…….45
Tabel 4.4 Perkembangan jumlah Kredit yang diberikan oleh 10 bank umum
devisa nasional selama 5 tahun terakhir…...………………………...……...…46
Tabel 4.5 Perkembangan jumlah dana yang ditempatkan dalam Sertifikat
Bank Indonesia (SBI) oleh 10 bank umum devisa nasional
selama 5 tahun terakhir………………………………………..……46

Tabel 4.5
Perkembangan jumlah dana yang ditempatkan dalam Sertifikat Bank
Indonesia (SBI) oleh 10 bank umum devisa nasional selama 5 tahun terakhir

Sertifikat Bank Indonesia (dalam jutaan rupiah)
No. Bank 1998 1999 2000 2001 2002
1 Arta Niaga Kencana 172,005.00 337,566.00 315,103.00 274,693.00 273,315.00
2 B C A 40,864.00 5,718,115.00 3,182,981.00 4,086,072.00 21,994,239.00
3 B I I 509,988.00 2,634,168.00 1,618,897.00 350,998.00 125,605.00
4 B N I 5,224,800.00 475,901.00 483,979.00 2,932,344.00 2,584,372.00
5 Buana 4,774,109.00 6,765,560.00 6,190,252.00 5,462,522.00 5,445,971.00
6 C I C 195,164.00 99,896.00 165,837.00 24,989.00 100,957.00
7 Danamon 5,017.00 1,807,372.00 424,744.00 2,852,690.00 364,982.00
8 Mayapada 63,842.00 57,310.00 11,962.00 29,737.00 19,137.00
9 N I S P 1,025,947.00 1,488,782.00 501,891.00 528,497.00 566,721.00
10Pikko 18,929.00 76,407.00 14,995.00 1,999.00 73,903.00
Total 12,030,665.00 19,461,077.00 12,910,641.00 16,544,541.00 31,549,202.00

jika anda ingin memilikicontoh thesis ini lengkap dlm format(M.word)silahkanhub.08563056386(pak eko)(SMS aja)anda hanya mengganti ongkos pengetikan 200rb pembayaran melalui transfer antar BANK